<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017</id><updated>2012-02-16T09:28:42.729-08:00</updated><title type='text'>metodologiBK</title><subtitle type='html'>metodologi penelitian bimbingan konseling-tehnik sampling-rancangan penelitian/desain penelitian/desain penelitian eksperimen-tehnik analisis data</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017.post-3005537203084717929</id><published>2010-03-04T16:24:00.000-08:00</published><updated>2010-03-04T17:46:08.476-08:00</updated><title type='text'>Penelitian Kualitatif</title><content type='html'>Jumpa lagi sobat bloger, pada postingan kali ini gw akan memberi sedikit informasi tentang penelitian kualitatif...yaa hal ini gw posting cz banyak temen” gw yg pengen tw tentang penelitian kualitatif dan bertanya kualitatif itu seperti apa sih…berhubung gw ada waktu luang gw sempetin buat postingan tentang penelitian kualitatif..mungkin pada kesempatan berikutnya gw pasti akan bahas tentang penelitian kuntitatifnya, jadi sabar ajah yaa BOZ…Baca sampek abizzz yoo&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Penelitian kualitatif pada awalnya berkembang di dalam lingkungan ilmu-ilmu sosial, yang mana peralatan utamanya ialah kuesioner dan kegiatan tanya jawab. Dipandang dari segi pendekatan penelitian, dapat dikatakan bahwa penelitian kualitatif berupaya menegmbangkan teori secara induksi menggunakan data yang telah dikumpulkan. Penelitian kualitatif meneliti gejala-gejala yang ada disekitarnya untuk itu tidak mudah memehami suatu gejala-gejala atau variabel” sosial yang ada disekitar kita dengan menggunakan alat ukur, namun untuk itu perasaan dan naluri lebih berperan.&lt;br /&gt;Dari kacamata penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif  memiliki kelemahan yaitu penggunaan penelitian kuantitatif tidak objektif karena lebih banyak menggunakan perasaan dan naluri sehingga penelitian kualitatif dianggap tidak tahu apa-apa tentang gejala-gejala yang ditelitinya karena tidak ada pembuktian dalam bentuk angka-angka. Namun bagi penelitian kualitatif sendiri, tidaklah mungkin untuk dapat mengukur semua pengamatan dalam gejala-gejala pada masyarakat dalam bentuk angka-angka tanpa menghilangkan nuansa-nuansa yg penting.&lt;br /&gt;Kajian kualitatif terutama digunakan pada penelitian masalah kemasyarakatan secara mendalam dengan maksud  memahami sifat dan maknanya bagi perseorangan yang terlibat di dalamnya. Kajian ini juga dikembangkan untuk menampilakan berbagai pandangan manusia yg berbeda dalam bidang” ilmu sosial seperti sejarah, filsafat, antropologi, sosiologi, psikologi, &amp; terutama bimbingan konseling yg jelas pastinya sob…hehehe…&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/65.gif" width=22 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;Penelitian kualitatif lebih memperhatikan pada pembentukan teori substansi berdasarkan dari konsep” yg timbul dari data emepris. Penelitian kualitatif adalah penelitian yg memiliki kemungkinan terbuka akan berbagai perubahan yg diperlukan dan lentur terhadap kondisi yg ada di lapangan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu menurut (Bogdan &amp; Tylor dalam Moleong, 1990:3) penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yg menghasilkan data deskriftif berupa kata” tertulis atau lisan dari orang” dan perilaku yg dapat diamati. Sementara (Kirk &amp; Miler dalam Moleong, 1990:3)  mendefinisikan bahwa penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yg secara fundamental bergantung pada pengamatan terhadap manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang” tersebut dalam bahasanya dan dalam peristiwanya.&lt;br /&gt;Penelitian kualitatif, dengan diperolehnya data (berupa kata atau tindakan) sering digunakan untuk menghasilkan teori yg timbul dari hipotesis” seperti dalam penelitian kuantitatif. Atas dasar itu penelitian kualitatif menghasilkan teori substansif karena itu juga nii sob.. analisis isi pada penelitian kualitatif lebih penting dari pada simbol atau atribut seperti pada penelitian kuantitatif. Penelitian kualitatif memerlukan ketajaman analisis, objektivitas, sistematik, dan sistemik sehingga diperoleh ketepatan dalam interpretasi, sebab akibat dari suatu fenomena atau gejala bagi penganut penelitian kualitatif adalah totalitas. Pertimbangan peneliti dalam menggunakan dan penafsiran makna yg terkandung di dalam fenomena temuan sangat diperlukan. Pertimbangan dilakukan dengan cara menetapkan kategori yg lain, dan menentukan kriteria yg akan digunakan terhadap katagori” itu. Analisis yg digunakan dalam penelitian kualitatif lebih bersifat deskriftif-analitik yg berarti interpretasi terhadap isi dibuat dan disusun secara sistematik/menyeluruh dan sistematis.&lt;br /&gt;Nah gimana sob..mpek disana...???masih nongkrong disini kan??Berikut nii, gw akan kasi sobat semua beberapa alasan mengenai maksud dilakukannya penelitian kualitatif, baca mpek abieezzz yaaa!!!!&lt;br /&gt;1. Untuk menanggulangi banyaknya informasi yg hilang seperti yg dialami oleh penelitian kuantitatif, sehingga intisari konsep yg ada dalam data dapat diungkap&lt;br /&gt;2. Untuk menanggulangi kecenderungan menggali data emperis dengan tujuan membuktikan kebenaran hipotesis akibat dari adanya hipotesis yg disusun sebelumnya, berdasarkan berfikir deduktif seperti dalam penelitian kuntitatif.&lt;br /&gt;3. Untuk menanggulangi kecenderungan pembatasan variabel yg sebelumnya, seperti dalam penelitian kuantitatif padahal lo sob..permasalahan dan variabel dalam masalah sosial sangat kompleks.&lt;br /&gt;4. Untuk menanggulangi adanya indeks” kasar seperti dalam penelitian kuantitatif yg menggunakan pengukuran enumirasi (perhitungan), padahal lagi ni sob… inti sebenarnya berada pada konsep” yg timbul dari data.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masih disana kan sob????berikut ini gw akan kasi info tentang ciri” pokok  Penelitian Kualitatif :&lt;br /&gt;1. Lingkungan alamiah sebagai sumber data langsug.&lt;br /&gt;2. Manusia merupakan alat (instrumen) utama dalam mengumpulkan data&lt;br /&gt;3. Analisis data dilakukan secara induktif. Penelitian kualitatif tidak dimulai dari deduksi teori, tetapi dimulai dari fakta emperis.&lt;br /&gt;4. Penelitian bersifat deskriptif analitik (tidak berupa bilangan atau angka statistik) melainkan tetap dalam bentuk kualitatif yg kaya arti.&lt;br /&gt;5. Tekanan penelitian pada prosesnya.&lt;br /&gt;6. Pembatas penelitian kualitatif berdasarkan pada fokus penelitian saja.&lt;br /&gt;7. Perencanaan bersifat fleksibel sesuai kebutuhan dan kondisi dan juga terbuka.&lt;br /&gt;8. Hasil penelitian merupakan kesepakatan bersama.&lt;br /&gt;9. Pemebentukan teori berdasarkan dari dasar.&lt;br /&gt;10. Tehnik sampling cenderung purposive (berdasarkan ciri-ciri tertentu).&lt;br /&gt;11. Penelitian bersifat menyeluruh (holistik).&lt;br /&gt;12. Makna sebagai perhatian utama penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tadi gw udah coba tunjukin beberapa ciri” pokok dari penelitian kualitatif,,,n udah barang tentu setiap tehnologi pasti memiliki kelemahan/permasalahan dari tehnologi tersebut,, begitu jg penelitian kualitatif...mau tau??? makanya baca yaa mpek habizzzz...&lt;br /&gt;1. Penelitian kualitatif berawal dari dasar yg sifatnya induktif, hipotesis jg ditetapkan secara teori, dan hasilnya pun tidak dapat digeneralisasikan karena terkait masalah sampling,,,oleh karena itu sob..akan timbul mungkin suatu pertanyaan (apakah penelitian kualitatif itu ilmiah?)&lt;br /&gt;2. Terkadang untuk terlaksananya suatu penelitian kualitatif selain menggunakan metode kualitatif seperti pengamatan dan wawancara, juga dibantu dengan pengukuran kuantitatif. Hal ini sering terjadi karena ketidak puasan peneliti, sehingga akan menjadi 1) dua pendekatan sekaligus dimana pendekatan kualitatif sebagai peganganya, 2) dua pendekatan sekaligus dimana pendekatan kuantitatif sebagai pegangannya. Namun perlu kita ingat bahwa orientasi dari penelitian ini berbeda, sehingga mungkin akan terjadi pnyusutan intisari konsep dalam data, dan kehilangan ciri” khas dari penelitian kualitatif itu sendiri&lt;br /&gt;3. Kehadiran peneliti pada saat melakukan penelitian akan dapat mengubah suasana prilaku subjek. Bisa sobat bayangkan jika subjek merubah prilakunya saat kita melakukan suatu penelitian, maka hal yg seharusnya kita dapat akan kurang kemurniaannya akibat prilaku subjek yg berubah atau menutup-nutupi jika ada kekurangan dan melebih-lebihkan jika itu dianggap baik oleh subjek. Oleh karena itu dalam penelitian sedapat mungkin peneliti dalam meneliti tidak terlalu menggoncang suasana prilaku subjek, namun seberapa handalpun seorang peneliti yg nantinya akan berinteraksi langsung dengan subjek, pasti akan mempengaruhi prilaku subjek itu walaupun hanya sedikit.&lt;br /&gt;4. Kesubjektivitasan dari si peneliti sangatlah mempengaruhi hasil penelitian, begitupun citra seorang peneliti kualitatif jg sangat berpengaruh, kenapa??karena buah pikiran yg tertuang dalam penelitian tersebut adalah hasil berupa teori dan orang lain yg melihat itu pun pasti akan melihat siapa penelitinya. Bisa dibayangkan gak sob, lo sobat tw kesubjektivitasan seorang peneliti yg kebetulan sobat kenal dengan peneliti tersebut, wah...belum apa” sobat uda gak percaya duluan...hehehe...oleh karena itu dalam penelitian kualitatif digunakan metode dan tehnik agar dapat membantu sii peneliti tersebut menghindarkan/ mengurangi kesubjektivitasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian dulu sobat bloger n consillium, pada lain kesempatan gw akan memposting hal” yg berkenaan tentang PENELITIAN KUALITATIF,,semoga dengan gw memposting artikel ini dapat berguna bagi sobat agar menjadi lebih baik n lebih baik lagi n jangan lupa donk Dipostkan Komentar Sobat Seusai Membaca Blog Ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya&lt;br /&gt;putu sugara&lt;br /&gt;metodologibk.blogspot.com&lt;br /&gt;putusugara@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8692248629591290017-3005537203084717929?l=metodologibk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/3005537203084717929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/03/penelitian-kualitatif.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/3005537203084717929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/3005537203084717929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/03/penelitian-kualitatif.html' title='Penelitian Kualitatif'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017.post-6556558989117807442</id><published>2010-02-24T15:55:00.000-08:00</published><updated>2010-02-24T19:13:22.037-08:00</updated><title type='text'>POPULASI PENELITIAN…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4Xqo0w1Z9I/AAAAAAAAABg/8viahSVKf9w/s1600-h/DC.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 168px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4Xqo0w1Z9I/AAAAAAAAABg/8viahSVKf9w/s200/DC.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5442013711826249682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jumpa lagi sobat bloger..pada kesempatan kali ini gw akan posting tentang populasi ajah…mungkin pada kesempatan berikutnya gw akan bahas tentang sampel penelitian beserta tehnik” pengambilan sampel dari suatu populasi yg perlu pembahasan mendalam…so jgn berkecil hati dulu ya sobat bloger cz postingan kali ini setidaknya akan menjadi dasar pada postingan” berikutnya…N chek this out &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/16.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Okeh yg pertama gw akan mendefinisikankan tetang populasi terlebih dahulu…Populasi adalah seluruh data yg menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yg kita tentuknan. Jadi populasi berhubungan dengan data ya sob.. bukan berhubungan dengan manusianya. Nah gini penejelasannya,,setiap manusia/objek populasi memberikan suatu data, maka banyaknya atau ukuran populasi akan sama dengan banyaknya manusia. Populasi tidak selalu sama dengan penduduk/ orang yg tinggal di wilayah geografis tertentu. Populasi bisa berupa keseluruhan objek penelitian yg terdiri dari manusia, benda”, hewan”, tumbuhan”, gejala”, nilai tes, atau peristiwa” sebagai sumber data yg memiliki karakteristik tertentu di dalam suatu penelitian, dan apapun yg menjadi objek dari survei penelitian.&lt;br /&gt;Populasi memiliki parameter yakni besaran terukur yang menunjukan ciri dari populasi itu. Okeh deh mungkin sobat kenal atau pernah denger yg namana besaran ukuran sebagai parameter populasi/ istilah kerennya ni sob (Central Tendency),, some thing like this : mean, rata-rata, simpangan baku, varians, simpangan baku, dll. Parameter suatu populasi tertentu adalah tetap nilainya, bila nilainya itu berubah, maka berubah pula populasinya…&lt;br /&gt;Kaitannya dengan batasan tersebut, so populasi dapat dibedakan sebagai berikut menurut jangkauannya/kuantitatif :&lt;br /&gt;1. Populasi terbatas atau populasi terhingga, yakni populasi yg memiliki batas kuantitatif secara jelas karena memiliki klarakteristik yg terbatas. example : siswa SMP pada tahun ajaran 2009, dengan karakteristik berumur antara 12-14 tahun, dan lain”.&lt;br /&gt;2. Populasi tak terbatas atau populasi tak terhingga adalah populasi yg tidak dapat ditemukan batas-batasnya, sehingga tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah secara kuantitatif. example ni sob…siswa berprestasi se-indonesia,,so yg harus kita ukur adalah jumlah siswa berprestasi dihitung sejak siswa pertama kali yg dinobatkan menjadi siswa berprestasi sampai sekarang dan yg akan datang. Kebayang gak lo sobat disuruh ngukur itu..wah bisa gak jalan” penelitian sobat n juman gebrak” ditempat doank…hihihihi…&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" width=18 height=18 border=0&gt;   Nah dengan keadaan seperti itu jumlah yg tidak dapat dihitung, hanya dapat digambarkan suatu jumlah objek secara kualitas dengan karakteristik yg bersifat umum yaitu orang”, dahulu, sekarang, dan yg akan menjadi seorang siswa berprestasi. Populasi seperti ini disebut juga parameter.&lt;br /&gt;Populasi dapat dibedakan dalam hal kualitatif, adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Populasi teoritis (Theoritical Populations), yaitu sejumlah populasi yang batas-batasannya ditetapkan secara kualitatif. Example : siswa SMP pada tahun ajaran 2009, dengan karakteristik berumur antara 12-14 tahun dan memiliki kriteria intelegensi (IQ) diatas 120.&lt;br /&gt;2. Populasi yg tersedia (Accessible Populations), yaitu sejumlah populasi yg secara kualitatif dapat dinyatakan dengan tegas. Example : siswa SMP Negeri dikota Denpasar pada tahun ajaran 2009, dengan karakteristik berumur antara 12-14 tahun dan memiliki kriteria intelegensi (IQ) diatas 120.&lt;br /&gt;Nah sob ada lagi nii…populasi dalam penelitian juga dapat dibedakan berdasarkan sifatnya, chek this out :&lt;br /&gt;1. Populasi yg bersifat homogen, yaitu populasi yg unsur-unsurnya memiliki sifat yg sama, sehingga tidak perlu dipersoalkan jumlahnya secara kuantitatif. Example lg nii sob, seorang dokter ingin mengetes kadar gula darah pada seorang pasien, so dokter tersebut hanya perlu setetes darah ajah. Dokter itu gak perlu ngambil sampel banyak” sebotol misalnya apalagi botolna gede bgt…hehe..bisa lemes tu pasienn..Jadi setetes ataupun sebotol, hasilnya akan sama ajah…&lt;br /&gt;2. Populasi yg bersifat heterogen, yaitu populasi yg unsur-unsurnya memiliki sifat atau keadaan yg bervariasi, sehingga perlu ditetapkan batasan-batasannya baik secara kualitatif  maupun kuantitatif. Example : penelitian bidang sosial yg objeknya manusia atau gejala” dalam kehidupan manusia menghadapi populasi yg heterogen.&lt;br /&gt;Okeh deh…gmn dulu sampai disana,,uda ngerasa bisa lebih yakin gak buat nentuin populasi penelitian sobat??? nah mudah”an dengan adanya referensi ini, sobat lebih kritis dalam menentukan populasi dalam penelitian sobat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah biar lebih mantap ilmunya, gw bakal berbagi pengetahuan pada sobat semua lebih mendalam lagi…tongkrongin yaaa….&lt;br /&gt;Populasi itu ditentukan oleh topik atau tujuan survei. kalu kita ingin membuat survei mengenai minat membaca masyarakat denpasar maka populasi survei kita adalah masyarakat denpasar. Jika topik survei kita beralih ke minat membaca di kalangan pelajar masyarakat denpasar maka populasi kita bukan lagi masyarakat denpasar melainkan pelajar denpasar.&lt;br /&gt;Jadi sebelum kita menentukan populasi, kita harus merumuskan dengan benar dan tepat apa tujuan survei. Nah bagi sobat sekalian, akan ada pertanyaan seperti ini, apakah yg ingin diteliti?, Pertanyaan seperti walaupun terdengar sepele namun penting cz tujuan survei yg berbeda akan mengahsilkan populasi yg berbeda pila. Example lagi nii sob…survei mengenai minat membaca para pelajar, jika tujuan survei sobat adalah ingin memetakan hanya pada prosentase minat membaca saja maka populasi survei adalah semua pelajar yg ada di denpasar. Namun jika tujuan survei sobat menekankan pada penyebab yg mempengaruhi rendahnya minat membaca para pelajar maka yg menjadi populasi tidak hanya sebatas para pelajar saja melainkan akan melibatkan lingkungan keluarga, lingkungan sosial tempat dia bergaul (yang bisa di inklud menjadi masyarakat denpasar) sehingga populasi sobat dapat dikatakan semua anggota masyarakat denpasar.&lt;br /&gt;Sekian dulu sobat bloger n consillium, pada lain kesempatan gw akan memposting hal” yg berkenaan tentang ALL ABOUT POPULATION,,semoga dengan gw memposting artikel ini dapat berguna bagi sobat yg akan menentukan populasi penelitiannya agar menjadi lebih baik n lebih baik lagi n jangan lupa donk Dipostkan Komentar Sobat Seusai Membaca Blog Ini....&lt;br /&gt;untuk lebih jelasnya &lt;a href="http://tatangmanguny.wordpress.com"&gt;klik disini for more info&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya&lt;br /&gt;putu sugara&lt;br /&gt;metodologibk.blogspot.com&lt;br /&gt;putusugara@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8692248629591290017-6556558989117807442?l=metodologibk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/6556558989117807442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/populasi-penelitian.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/6556558989117807442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/6556558989117807442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/populasi-penelitian.html' title='POPULASI PENELITIAN…'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4Xqo0w1Z9I/AAAAAAAAABg/8viahSVKf9w/s72-c/DC.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017.post-3923511358782303325</id><published>2010-02-22T16:01:00.000-08:00</published><updated>2010-02-23T19:22:53.350-08:00</updated><title type='text'>TIP’S JITU PERUMUSAN JUDUL PENELITIAN...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SbXUJ7aDI/AAAAAAAAAAw/nvAG67OcI4w/s1600-h/DC.GIF"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 168px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SbXUJ7aDI/AAAAAAAAAAw/nvAG67OcI4w/s320/DC.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441645074620049458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sobat bloger n consillium nyag saya banggakan,,pada postingan kali nii,,gw bakal kasi tip’s buat para mahasiswa semester akhir nyang lagi uring”an…….lo kok wong uring”an dikasi tip’s. Simak dulu sob, mahasiswa yg menginjak semester akhir pasti deh biasanya pada uring”an lantaran disuruh buat ngumpul judul baik to buat proposal or skripsi…bener kan??Hayo ngaku ajah…Gmana gak uring”an wong buat judul ajah pada keblinger, apalagi buat proposal n skripsi..wah pasti pada stress duluan….Whakakakak….&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Upzzz...sory sobat, gw udah duluan ngarasain, makanya biar judul lo gak bulak-balik pembimbing n gak keterima” gw saranin deh...sabat baca postingan gw nyang iniii...niii... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/3.gif" width=18 height=18 border=0&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okeh deh lansung ajah,,,,,dalam penelitian itu or yah..bisa dibilang embrio lah dari penelitian sobat nyang bisa dibilang juga masi angan” dipikiran atw mungkin jg hampir terrealisasikan, sebaiknya menurut gw diisi 5 unsur (weeiiitzzz..bahasanya nyaremin yah…) yaitu unsur :&lt;br /&gt;1. Pemaparan masalahnya&lt;br /&gt;2. Prosedur” yang akan ditempuh&lt;br /&gt;3. Data yang diperlukan&lt;br /&gt;4. Apa yang ingin diketemukan or dicari&lt;br /&gt;5. kemungkinan” pihak yang berguna dari hasil penelitian&lt;br /&gt;Nah lo sobat masi lum ngeh...gue jelasin deh secara umum ajah...jadi gini dalam pencetusan suatu judul penelitian hendaknya sobat sekalian mengisikan minimal  5 unsur ini sebagai landasannya, contoh : dalam menentukan judul hendaknya sobat uda mulai berfikir akan pemaparannya kedepan akan menjadi  seperti apa, sanggup kah sobat memaparkan alur variabel” pada judul sobat dengan jelas nantinya, kelebihan” dari variabel pada judul sibat, alasan kenapa sobat mengunakan/memilih variabel tersebut pada judul penelitian sobat...kemudian dalam realisasi penelitian, sobat juga sudah berfikir kearah lingkungan tempat penelitian sobat..wah ini sangat penting lo cz jangan sampai sobat buat judul nyak keren abiz n terlihat super duper nyeremin bikin orang pada geger..tapi malah pas penelitian sobat gak tau tempat penelitian yang cocok dengan judul sobat (atw dalam istilah metodoligi disebut populasi penelitian). brabe kan??menentukan lingkungan atw populasi penelitian jg mempengaruhi hasil penelitian...gmana gak lo sobat,,variabel”  pada judul nyang sobat teliti terkadang memiliki karakteristik” dimana sobat dituntut musti mengadakan penelitian dengan lingkungan/populasi yang tepat agar mengahasilkan penelitian yang baik &amp; bermanfaat,,,example nii yee : sobat (bimbingan konseling) ingin meneliti tentang siswa” yang rendah konsep dirinya pada masa pueral, nah sudah tentu sobat gak mungkin kan nyelonong ngadain penelitian ke SMU or anak kuliahan,wah bisa diketawain sampenyan...(itu contoh kecil yang mudah teridentifikasi kemana penelitian tersebut dilakukan tp terkadang banyak penelitian yang sangat sulit ditentukan kemana haru diadakan penelitian tersebut). N banyak lagi tuh nyang harus sobat pikirin agar nantinya tercipta judul yang baik.&lt;br /&gt;Setelah itu sobat juga harus menyesuaikan judul sobat dengan prosedur” yang akan sobat tempuh....wah jangan sampai deh sob...lantaran gak kepikiran sampai sana, sobat  mogok ditengah jalan lantaran ada prosedur yang gak terpenuhi baik itu dari jurusan, format or keseragaman bentuk dari penelitian pada fakultas sobat, dan tempat dimana sobat akan mengadakan penelitian...nyang pusing capa???nyang pusing to orang tua sobat,,,uda ubanan tapi gak hengkang” dari tempatnya bernaung...hehehe...serem bagt bahasa gue...hihihihi....&lt;br /&gt;Selanjutnyeee...niii...data yang diperlukan...gak salah kan gw ngasi tau...ini juga termasuk keberhasilan sobat menentukan judul,,biar sekali buat judul uda langsung bisa sobat terapin...misalnya kayak gini sob...sebelum lo nentuin judul, brain lo pada harus berfikir ke suatu tempat...kira” tw gak apaan to???gak lain adalah perpustakaan, so disana lo bakal nemuin segudang variabel, segudang permasalahan, segudang ahhh...pokonyeee segudang deh sob..nah dari sana sobat bisa liat mana variabel yang kira” sesuai dengan kata hati sobat n banyak buku yang membahas tentang variabel yang akan sobat pilih...gak sembarang buku lo..ya lo bisa nyang berkompeten dikit lahh...So begitu judul lo disetujin dosen, lo gak bakal kebingungan kagi nyari literatur cz semua uda masuk data base otak  sobat sekalian.....&lt;br /&gt;Nah sobat bloger n consillium,, apa yang ingin diketemukan or dicarii seperti text diatas jg gak kalah pentingna agar judul sobat dapat di ACC dosen sobat...gmn gak dosen menginginkan mahasiswanya berfikir kreatif, atraktif, n inovatif dalam menentukan judul nyang nantinya membawa manfaat yg jelas to signifikansinya buat bidang ilmu terkait dengan penelitian sobat. Nah kalo dah gt sobat mustinya nee..dalam membuat judul harus jelas apa yg sobat cari dari penelitian sobat sehingga penelitian sobat mempunyai daya guna....lo sekedar penelitian mah semua jg bisa sob...tapi sobat sebaiknya mencari yang jarang orang lain cari...itu akan membuat nilai plus pada judul sobat n jangan lupa lagi nyang jelas y pemaparannya agar orang tu uda ngerti dari pertama baca maksu tujuan n maksud dari penelitian sobat.&lt;br /&gt;Nii…yg terakhir adalah implikasi dari penelitian sobat,gak kalah penting juga lo..sobat sudah mulai memikirkan hasil penelitian sobat itu akan seperti apa n siapa pihak” yang natinya dapat menikmati penelitian sobat sehingga dalam penelitian yg sobat lakuin berfokuslah pada pihak” yang akan sobat tujukan...wah lo dah gini penelitian sobat sangat diharapkan n sudah barang tentu dosen juga bakal cengar cengir deh...&lt;br /&gt;Oh...ya seiring dengan waktu gw juga punya suatu pemikiran tentang merangkai judul penelitian yang menurut gw baik dijadiin referensi buat sobat agar dalam membuat judul penelitian sobat lebih baik lagi&lt;br /&gt;Nyang pertama adalah judul sobat sesuai dengan kesluruhan isi, baik dari kesesuaian kealitatif ataupun kuantitatif,,,maksudnya nii kesesuain kualitatif adalah kesesuaian dalam segi hakekat atau sudut pandang dalam segi persoalan yang sobat ingin angkat sebagai judul sobat. Kesesuaian kuantitatif adalah kesesuaian dalam keseimbangan antara luasnya wilayah yang dinyatakan dalam judul sobat dengan wilayah pada penelitian sobat nanti&lt;br /&gt;Nyang kedua adalah judul sobat menggunakan kata” yang jelas, tandas, literal, singkat, deskriptif, dan tidak perupakan pertanyaan. ya...kalo bisa juga dihindarkan penggunaan kata” kabur/ambigu, berbau politik, nertele-tele, tidak runtut, dan lebih dari satu kalimat cz fungsi pokok dari judul adalah menunjukan kepada pembaca hakekat dari penelitian sobat, wilayahnya, serta periode umum yg digunakan&lt;br /&gt;That’s all sobat bloger n consillium,,semoga dengan gw memposting artikel ini dapat berguna bagi sobat yg akan menentukan judul penelitiannya agar menjadi lebih baik n lebih baik lagi n jangan lupa donk Dipostkan Komentar Sobat Setelah Membaca Blog Ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya&lt;br /&gt;putu sugara&lt;br /&gt;metodologibk.blogspot.com&lt;br /&gt;putusugara@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8692248629591290017-3923511358782303325?l=metodologibk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/3923511358782303325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/tips-jitu-perumusan-judul-penelitian.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/3923511358782303325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/3923511358782303325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/tips-jitu-perumusan-judul-penelitian.html' title='TIP’S JITU PERUMUSAN JUDUL PENELITIAN...'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SbXUJ7aDI/AAAAAAAAAAw/nvAG67OcI4w/s72-c/DC.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017.post-6654477679664425053</id><published>2010-02-19T19:21:00.000-08:00</published><updated>2010-02-22T16:23:51.248-08:00</updated><title type='text'>Apa Sih Hipotesis (dengan taraf signifikan) Itu...</title><content type='html'>Jumpa lagi sobat bloger, pada postingan kali enii gw ngasi judul rada nyeleneh…eiitttzzz…jgn berfikiran nyang aneh” dulu sob!! Gw ngasi judul kyk gini ada maksudnya cz banyak orang kadang” g tw apa sih sebenernye hipotesis itu, gunanya buat apa…gw g blg gw lebih tau dari sobat sekalian yeee…but coba ajah deh tongkrongin postingan gw nyang atu enii n capa tw ajah berguna wat sobat sekalian….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hipotesis&lt;br /&gt;Istilah hipotesis berasal dari bahasa yunani, hupo dan thesis. Hupo artinya sementara, atau kurang kebenarannya atau masih lemah kebenarannya, sedangkan Thesis artinya pernyataan atau teori. Because hipotesis adalah pernyataan sementara yang masih lemah kebenarannya n perlu perlu bgt diuji kebenarannya. Because of that, hipotesis adalah pernyataan sementara yang perlu diuji kebenarannya melalui pengujian nyang disebut pengujian hipotesis atau pengetesan hipotesis (testing hypothesis) secara emperis.&lt;br /&gt;Hipotesis memungkinkan kita nii yaa….untuk menghubungkan teori dengan pengamatan, atau mungkin pengamatan dengan teori. Jadi lo bisa dibayangin kayak mimpi nyang jadi kenyataan to sob…lewat hipotesis kita bisa tau apakah proses berfikir kita nyang nota bena masih berdasarkan teori aja tuh, apa bisa g diuji kebenarannya sehingga bisa terwujudkan kealam kita” nii sob…yaa to pola fikir gw lo…&lt;br /&gt;Nah dari pemaparan dikit tu…lo pada dah kbayang kan sedikit tentang hipotesis, maka dari itu uda pasti tu hipotesis ada fungsinya, yaa gak??? nii…gw kasi tw fungsi hipotesis, monggo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memberi penjelasan tentang gejala” serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang.&lt;br /&gt;2. Mengemukakan pernyataan tentang hubungan dua konsep nyang secara lansung dapat diuji dalam penelitian.&lt;br /&gt;3. Memberi arah pada penelitian.&lt;br /&gt;4. Memberi kerangka pada penyusunan kesimpulan penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya nii...fungsi” hipotesis nyang tadi to bisa berjalan secara efektif, maka ada faktor” yang perlu diperhatikan pada penyusunan hipotesis.....&lt;br /&gt;1. Hipotesis disusun dalam kalimat deklaratif. kalimat to ya sebaiknya bersifat positif dan tidak normatif broow...Istilah” seperti seharusnya atau sebaiknya tidak berlaku to sob buat hipotesis. Example nii yee..&lt;br /&gt;”Dengan intelegensi yang baik sudah seharusnya siswa memilki prestasi belajar yang baik pula” &lt;tidak disarankan&gt; ; ”Terdapat hubungan antara intelegensi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa”&lt;disarankan&gt; ; ”Terdapat kontribusi yang signifikan dari intelegensi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa” &lt;disarankan&gt;.&lt;br /&gt;2. Variabel nyang dinyatakan dalam hipotesis adalah variabel yang oprasional, dalam arti dapat diamati &amp; diukur broow....&lt;br /&gt;3. Hipotesis menunjukan keterkaitan tertentu diantara variabel”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengujian hipotesis enii...sob akan membawa kita kepada kesimpulan untuk menolak atau menerima hipotesis. Dengan demikian kita akan dihadapkan pada dua pilihan nii....dilema bok....Nah agar pilihan kita lebih terperinci dan mudah, maka diperlukan hipotesis alternatif nyang disingkat Ha dan hipotesis nol (null) nyang disingkat H0. Ha disebut juga hipotesis kerja atau hipotesis penelitian . Ha adalah lawan atau tandingan dari H0, maka Ha cenderung dinyatakan dalam kalimat positif, sedangkan H0 dinyatakan dalam kalimat negatif. Example lagi nii broww…biar cepet ngeh…nya…&lt;br /&gt;H0 : Tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara intelegensi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa&lt;br /&gt;Ha : Terdapat kontribusi yang signifikan antara intelegensi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana sob...pengetahuan lo bertambah kan seputar hipotesis???okeh deh lo masih kurang gw tambahin lagi biar lebih mantep…yaitu tentang dua macam kesalahan atw kekeliruan dalam hipotesis&lt;br /&gt;1. Menolak hipotesis yang seharusnya tidak ditolak&lt;br /&gt;2. Tidak menolak hipotesis yang seharusnya ditolak&lt;br /&gt;Simpel memang, tapi jangan salah broww...ni perlu perhatian khusus, so check this out….&lt;br /&gt;Perlu dijelaskan bahwa meskipun berdasarkan penelitian kita  telah menerima tau menolak hipotesis, tidak berarti kita telah membuktikan atau tidak membuktikan kebenaran hipotesis, yang kita perlihatkan hanya menerima dan menolak hipotesis ajah.&lt;br /&gt;Untuk lebih dingertiin, gw bakal kasi lo contoh…&lt;br /&gt;“Suatu eksperimen konseling A diberikan pada 100 siswa tertentu dan setelah sebulan ternyata 50 dari siswa tidak menunjukan perubahan dari konseling yang diberikan. Kemudian konseling B diberikan pula pada 100 siswa tertentu dan ternyata 40 siswa tidak menunjukan perubahan dari konseling yang diberikan”.&lt;br /&gt;Berdasarkan data diatas, maka biasanya orang menarik kesimpulan bahawa konseling A tidak lebih efektif dari konseling B, kecuali lebih dari 50 siswa telah mengalami perubahan. Sehingga akan menimbulkan pertanyaan : ”Berapakah yang lebih dari 50 siswa itu?”. Jadi berapakah jumlah siswa yang berubah untuk mengatakan bahwa konseling A efektif ?. Sayangnya metode statistik belum berhasil menjawab hal ini. Dalam setipa keadaan yang diketahui tidaklah mungkin membuat kesimpulan sebagai kebenaran, kecuali suatu kesimpulan yang agaknya benar diputuskan. Oleh karena itu jika keputusan dibuat, maka kemungkinan besar akan terjadi kesalahan.&lt;br /&gt;Misalnya 75 dari 100 siswa tadi berubah dengan pemberian konseling A, maka peneliti dihadapkan dengan dua keputusan :&lt;br /&gt;1. Konseling A, nyatanya tidak lebih baik dari konseling B, meskipun 75 siswanya mengalami perubahan, karena mungkin saja hanya disebabkan kebetulan semata.&lt;br /&gt;2. Walaupun konseling A dirasa lebih efektif ketimbang konseling B karena 75 dari 100 siswanya telah berubah n dilihat hanya karena kebetulan semata, kiranya cukup beralasan kalau konseling A dikatakan lebih efektif dari konseling B.&lt;br /&gt;Jika peneliti memilih keputusan 1 di atas, maka ia telah melakukan kesalahan tipe 1, jika peneliti memilih keputusan 2, maka ia telah melakukan kesalahan tipe 2. hehehe....kejebak looo....&lt;br /&gt;Ketika merencanakan pengujian hipotesis, kedua tipe kesalahan tersebut diminimalis sob...Kedua tipe kesalahan tersebut dinyatakan dalam peluang. Nah...biar penilaian niiii dapat dilakukan, maka peluang nii juga sekaligus merupakan besarnya risiko kesalahan yang ingin kita hadapi. Peluang membuat kesalhan tipe 1 biasanya dinyatkan dengan α (baca alpha) n peluang membuat tipe bianya dinyatakan dengan lambang ß (baca beta). Because of that niii brow.. kesalahan tipe 1 juga disebut dengan kesalahan α, dan kesalahan tipe 2 juga disebut dengan kesalahan ß. α disebut juga taraf signifikansi, taraf arti, taraf nyata, probability (p), taraf kesalahan, &amp; taraf kekeliruan. gan…&lt;br /&gt;Taraf signifikan dinyatakan dalam dua atau tiga desimal atau dalam percen. Lawan dari taraf signifikan niii yeee adalah taraf kepercayaan. Gini no lo maksudnya sob..jika taraf signifikansi =5%, maka taraf kepercayaan = 95% n demikian seterusnya.&lt;br /&gt;Dalam penelitian sosial, besarnya α (alpha) biasanya diambil 5%(0,05) atau 1% (0,01). Untuk itu penentuan besarnya α (alpha) tergantung pada keinginan peneliti sebelum analisis statistik dilakukan.&lt;br /&gt;Nah lo..sobat bloger pasti bertanya,,maksudnya taraf signifikan 5% atau 1% tu apaan ya…Arti α (alpha)/taraf signifikan 5% to = 5 dari 100 kesimpulan akan menolak hipotesis yang seharusnya diterima ataw dengan kata lain dari 100 kali kita ngelakuain percobaan akan terjadi kegagalan sebanyak 1 kali atau kebalikannya kita memiliki tingkat kepercayaan 99% terhadap suatu kesimpulan.Nah oleh karena itu semakin kecil taraf signifikan semakin baik sob…karena akan meminimalisasi tingkat kesalahan..nahh…buat penelitian sosial biasanya paling kecil taraf signifikan 1% tapi buat bidang ilmu nyang laen neee…nyang perlu tingkat akurasi tinggi (misalnya kedokteran mungkin harus dibawah 1%).&lt;br /&gt;Sebelum mengadakan pengujian hipotesis yaa..sob…, maka asumsi” nyang berlaku hendaklah dipenuhi terbih dahulu (bagi yang lagee buat penelitian ya brooww…tapi yang baru belajar ya sampai disana ajah mungkin bisa deh dipakai referense)&lt;br /&gt;Asumsi” yang diperlukan sebelum melakukan pengujian hipotesis :&lt;br /&gt;1. Nyatakanlah dengan tegas bahwa data yang akan diuji tersebut berasal dari sampel atau populasi.&lt;br /&gt;2. Data nyang diuji berdistribusi normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah...sobat uda baca mua kan,,,gmana???monggo dah bubuhin komentarnya, lo nyang udah ngerasa sip boleh deh dipraktekin sapa tw ajah bisa berguna bagi sobat sekalian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya&lt;br /&gt;putusugara&lt;br /&gt;metodologiBK.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8692248629591290017-6654477679664425053?l=metodologibk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/6654477679664425053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/jumpa-lagi-sobat-bloger-pada-postingan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/6654477679664425053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/6654477679664425053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/jumpa-lagi-sobat-bloger-pada-postingan.html' title='Apa Sih Hipotesis (dengan taraf signifikan) Itu...'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8692248629591290017.post-409461977697050410</id><published>2010-02-17T16:08:00.000-08:00</published><updated>2010-02-24T15:53:49.662-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Tipe Penelitian &amp; Variabel</title><content type='html'>Alloww..temen” ini mungkin kali pertama gw ngpost, so forgive me yee..lo rumah gw sederhana &amp;amp; berantakan bgt....&lt;br /&gt;Mengnai alamat blog gw ini secara tutorial mingkin gak sebatas metodologi penelitian ajah ya plens..arep dipahami lo dengan metodologi yg baek tanpa menguasai statistik bagaikan seorang atasan yang tw teori tp kagak tw to sulitnya di lapangan...hehe..nyambung kagak???dinyambungin ajah deh!!!!  because of that, bwt kedepanna gw bakal lebih condong kearah metode analisis data tapi masih terkait tetep ama metodologi penelitin kok &lt;upsszzz.....sory berbasis="" bimbingan="" konseling="" tapi="" lo="" dr="" lain="" ibu="" ngerasa="" bisa="" ya="" monggo="" dtongkrongin="" nii="" gw="" puna="" blog=""&gt;.&lt;br /&gt;NB : i’m not a perfect man without your’s comennt...&lt;br /&gt;The first one, sebagai perkenalan gw ngpost hal” yg ringan dl aja kale yee...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Tipe  Penelitian&lt;br /&gt;Kalo gw liat penelitian to berasal dari sebuah pertanyaan lo brow…’n bukan dr sebuah penryataan, nah dari pertanyaan nto pasti akan timbul pertanyaan” lage nyang nantinye bakal ketemu tu pertanyaan paling mendasar. Ada 3 tipe pertanyaan yang paling mendasar yang menentukan tipe penelitian empiris, nii liatin!!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Apa/Penelitian Ekploratif&lt;br /&gt;Tipe penelitian ini nii berhubungan dengan pertanyaan dasar pertama, yaitu apa. Pertanyaan ini ingin mengetahui suatu gejala atau peristiwa dgn ngalakuin penjajakan terhadap gejala tersebut. Penjajakan ini gak dilakuin secara sistematis temen”, dalam arti tidak didasarkan pada hipotesis &amp;amp; gak ditarik  sampel. Penjajakan dapat dilakuin dgn metode ”snow ball”, yaitu dgn bertanya sana sini dari satu orang nii keorang nyang lain &lt;sumber nyang="" dipercaya="" jgn="" n=""&gt; secara terus menerus ampe lo ketemu to informasi nyang lbh lengkap tentang masalah nyang lo teliti...nahh....gmn lo g ketemu”?nah itu pasti hal pertama nyang temen” pikirin,,mungkin gw bs kasi saran cz dr beberapa buku nyang gw baca jarang bgt nyang ngbahas tindak lanjut nii problem, oce dah carana nyang pertama :  lo ambil voting dari semua info yg terpercaya, kedua : lo g berhasil cz infona banyak n beragam, lo bisa manfaatin to info dgn mencari analogi n keterkaitan dr masing” info n kearah mana to info tertuju,,hehe jadi kyk detektif getoh...emang mungkin agak konyol penjelasan gw,,tapi dari semakin banyakna info yang masuk maka akan terjadi suatu anlisis” sementara berdasarkan pemikiran” lo sendiri. Nah itu dia penelitian eksploratif gak ada sesuatu dasar yang benar n salah, tergantung niat n kemampuan si peneliti ajah.&lt;br /&gt;Misal, terjadi suatu masalah nii..ambil  j  contoh lo meneliti sebuah variabel minat belajar nah lo tongkrongin to semua info tentang minat belajar itu sampai lo bener” jelas apa sii minat belajar itu. Nah setelah lo bertanya sana-sini lo baru tw bahwa minat belajar to kyk gini menurut info yg lo dapet.&lt;br /&gt;1.2 Bagaimana/Penelitian Deskriptif&lt;br /&gt;Tipe penelitian nyang ni didasarkan pada pertanyaan dasar nyang kedua &lt;bagaimana&gt;. Kita tidak puas bila hanya tahu apa sebenarnya masalahnya secara eksploratif, tetapi ingin mengetahui juga bagaimana minat belajar itu secara deskriftif dalam artian kita ingin mengetahui bagaimana minat belajar itu terjadi, bagaimana cara mengatahui minat belajar pada seseorang, n banyak lagi seputar bagaimana ya broow...Nah..dengan demikian penelitian deskriftif lebih luas &amp;amp; lebih terperinci cz dikatakan lebih  luas karena kita meneliti tidak hanya masalah sendiri, tetapi juga variabel-variabel lain nyang berhubungan dengan masalah ini sob. Dikatakan lebih terperinci cz nii variabel-variabel diuraikan atas faktor-faktornya broww... Biasanya nii penelitian deskriftif nto menarik sampel buat penelitianna.&lt;br /&gt;1.3 Mengapa/Penelitian Eksplanatif&lt;br /&gt;Nahh...nyang ini bertitik tolak pada pertanyaan dasar mengapa brow..Misalnya ni kita tetep kurang berkenan dengan hasil dari kedua penelitian diatas, lo bisa ni ngerujuk ke penelitian eksplanitif. Penelitian eksplanatif nii lo dengan kata lainnye lo ingin menjelaskan terjadinya suatu peristiwa, nah lo dalam penelitian ekploratif lo tw masalahna adalah minat belajar, n diterusin dgn penelitian deskriptif sampeyan tw bagaimana tentang minat belajar, n dengan penelitian eksplanatif lo bakal tw mengapa seputar minat belajar sob. Nah untuk nto lo perlu mengidentifikasikan berbagai variabel di luar variabel minat belajar yang diperkirakan memberi penjelasan n pengaruh terhadap minat belajar. Misalnya variabel minat belajar gak sebatas lo kaji dari minat belajar internal or ekspernal ajah brow...n lo bisa teliti minat belajar dari intelegensi, iklim belajar, n banyak lagi brow...&lt;br /&gt;Penelitian semacam enii..didasarkan pada hipotesis” yang datanye dikumpulin lewat metode sampling.&lt;br /&gt;1.4 Penelitian Ekperimen&lt;br /&gt;Oke deh penelitian diatas dikategorikan expost fact research disebut geto cz variabel nyang diteliti nto sudah terjadi yg data”na dapat dilacak kembali melalui kuesioner, dokemen”nyang relevan, atw alat pengumpul data nyang laina n penelitian di atas g boleh to digabung” atw dikolaborasiin cz setiap penelitian memiliki tujuan n kelebihannya masing” ya sob...nah lo nyang enii..nii..penelitian nyang paling gw suka &lt;eksperimen&gt;. Penelitian eni adalah penelitian yg datana gak atw lum pernah ada brow....so datana lo ciptain dulu ndiri layakna lo buat penemuan-penemuan baru geto, seperti metode” belajar baru...penerapan metode konseling terhadap variabel baru nyang notabene jarang diteliti or sam sekali lum ada nyang neliti. Biasana nii ya..penelitian eksperimen melibatkan 2 kelompok ataw lebih, yaitu kelompok eksperimen/kelompok uji coba n nyang atu lagi kelompok kontrol/kelompok pembanding,,,jumlah kelompok sii tergantung dari tujuan penelitian lo, desain or rancangan penelitian lo, n gak kalah penting tehnik analisi datas nyang sob gunain.&lt;br /&gt;Nah sobat blog n consillium,,mpek dsana apa d ngerti???ntar lo buat penelitian jadi kagak binggung n jelas tujuanna kemana berdasarkan tipe penelitian nyang lo penegn. So g sembarangan buat penelitian but g tw penelitian lo termasuk tipe mana, nyang susah lo ndiri cz pembimbing lo bakalan ngamuk” lantaran  judul n isi penelitian lo nyaplirr...g mw kan kyk geto,,,makanya belajar...hehehehe....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Variabel&lt;br /&gt;Variabel lo dari kacamata gw, gw liat variabel adalah suatu konsep nyang menampakan variasi pada objek”  nyang ditunjukan. Konsep adalah gejala” dari suatu pengamatan yang berjalan secara induktif dan dibentuk dengan menggeneralisasikan hal” nyang khusus serta bersifat abstrak nyang berada pada bidang logika. Oleh karena itu, variabel ada berbagai macam  jenis variabel. Nah..maaf nii setau gw variabel nto ada 4,,1.variabel dependent, 2.variabel  independent, 3. Variabel  Kontinu, &amp;amp; 4. variabel deskrit.&lt;br /&gt;2.1 Variabel dependent&lt;br /&gt;Variabel dependent disebut juga variabel tidak bebas atw juga variabel terikat, suatu variabel disebut  variabel dependent  jika nilai atw harganya ditentukan oleh satu atw beberapa variabel lain. Example : hubungan intelegensi dengan prestasi belajar, so semakin tinggi intelegensi seseorang maka semakin tinggi pula prestasi belajar seseorang  &lt;logikannya lo=""&gt; nah prestasi belajar ntu variabel dependent brow,  jd tinggi- rendahnya,baik-buruknya prestasi belajar tergantung intelegensinya,,,geto.....&lt;br /&gt;2.2 Variabel Independent&lt;br /&gt;Variabel independent disebut juga variabel bebas, adalah suatu variabel yang sifatnya mempengaruhi nilai variabel lain,,,jadi kebalikan variabel dependent yaa brow...sesuai dengan contoh diatas maka variabel intelegensi lah yang dilihat sebagai variabel independent cz keberadaan variabel enii...dapat mempengaruhi nilai ataw harga dari variabel dependent yaitu prestasi belajar......gmn gampang kan????&lt;br /&gt;2.3 Variabel Kontinu&lt;br /&gt;Variabel kontinu adalah variabel yang dapat diukur dengan bilangan kontinu, seperti contohnye....variabel” berat, panjang, &amp;amp; umur termasuk variabel kontinu cz dapat diukur dengan bilangan real seperti 1,5; 2,035; 50,2367; &amp;amp; sterusnya.&lt;br /&gt;2.4 Variabel Deskrit&lt;br /&gt;Variabel deskrit adalah variabel adalah variabel nyang hanya dapat diukur dengan bilangan deskrit, seperti contoh jumlah orang adalah variabel deskrit nyang hanya dapat diukur dengan bilangn bulat seperti 1, 2, 3, 4, 5, &amp;amp; seterusnya.&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya &lt;a href="http://www.infoskripsi.com"&gt;klik disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hormat saya&lt;br /&gt;putusugara&lt;br /&gt;metodologiBK.blogspot.com &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8692248629591290017-409461977697050410?l=metodologibk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://metodologibk.blogspot.com/feeds/409461977697050410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/mengenal-tipe-penelitian-variabel.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/409461977697050410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8692248629591290017/posts/default/409461977697050410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://metodologibk.blogspot.com/2010/02/mengenal-tipe-penelitian-variabel.html' title='Mengenal Tipe Penelitian &amp; Variabel'/><author><name>sugara nalarreason</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17208403913511291210</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://3.bp.blogspot.com/_D4QVc2a_yvg/S4SdO6dhThI/AAAAAAAAAA4/FUlFuuTNKy0/S220/defil+bad+boy.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
